Kekuasaan Kehakiman yang Bertanggung-jawab

13 02 2010

Bila badan-badan pemerintahan lain bertanggung jawab pada rakyat, maka peradilan – dan hanya peradilan saja – bertanggung- jawab pada nilai-nilai moral tertinggi dan pada “judicial rectitude” (Pope, 2003: 63). Konsep kemerdekaan dan akuntabilitas yudisial bersifat saling menguatkan satu sama lain. Kemerdekaan yudisial berkenaan  dengan  institusi  –  kemerdekaan  kehakiman  tidak dirancang untuk menguntungkan hakim secara individual ataupun peradilan sebagai suatu badan. Kemerdekaan yudisial dirancang untuk melindungi rakyat. Sementara akuntabilitas yudisial tidak dapat  bekerja  dalam  keadaan  vakum.  Hakim  harus  bekerja  di dalam aturan-aturan dan berdasarkan sumpah jabatannya.

Secara umum akuntabilitas yudisial berkaitan dengan konsep kepemerintahan      yang     baik     ( good    governance).      Bintoro Tjokroamidjojo menerjemahkan akuntabilitas sebagai “tanggung- gugat dari pengurusan/penyelenggaraan”   (2003: 130). Sementara itu Lembaga Administrasi Negara (LAN) mengartikan akuntabilitas sebagai  :  “Kewajiban  untuk  memberikan  pertanggungjawaban atau menjawab dan menerangkan kinerja dan tindakan seseorang/ pimpinan suatu unit organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau     yang       berwenang     meminta      pertanggungjawaban” (Tjokroamidjojo, 2003: 130).

Akuntabilitas berbeda dengan responsibilitas (responsibility). Responsibilitas  sepenuhnya  tergantung  dari  yang  bertanggung- jawab atas penyelenggaraan suatu tugas atau kewenangan. Ia bisa melakukan  tanggung  jawabnya  secara  benar,  tetapi  dapat  pula terjadi penyimpangan yang dilakukan dengan mengatasnamakan tanggung  jawabnya.  Sementara  akuntabilitas,  pelaksanaan tanggung jawabnya itu merupakan tanggung gugat, bisa diminta pihak  yang  berhak  meminta  pertanggungjawabannya  dan  dapat digugat (Tjokroamidjojo, 2003: 130-131).

Stefan Voigt (2005: 5) menyebutkan akuntabilitas yudisial menyangkut  dua  aspek,  yakni  aspek  prosedural yang  berkenaan dengan  perilaku  hakim,  dan  aspek  substansial yang  berkenaan dengan putusan hakim. Berkenaan dengan aspek perilaku,  dapat dibedakan  antara  perilaku  dalam  jabatan  (mis.  penyuapan)  dan perilaku  di  luar  jabatan  (mis.  pemukulan  terhadap  istri/suami). Dalam hal putusan hakim, hakim harus memutuskan berdasarkan hukum dan bukti yang dihadirkan di depan pengadilan. Selain itu, proses persidangan harus dilakukan dalam suatu pengadilan yang terbuka  (open  court),  di  bawah  pengawasan  publik  dan  pers. Demikian  pula  pertimbangan  di  dalam  putusan  pengadilan  dan perilaku  dalam  persidangan  harus  terbuka  pada  kritisisme  dari pengadilan  yang  lebih  tinggi,  para  ahli  hukum,  lingkungan akademik, serta publik dan pers.

Dalam  pengertian  itu,  akuntabilitas  tidak  dapat  ditegakkan tanpa  adanya  transparansi,  pratisipasi,  responsitas,  dan  pre – diktabilitas  hukum  (rule  of  law).  Dengan  demikian,  kendatipun secara  kelembagaan  bersifat  merdeka,  tetapi  kemerdekaan  atau kebebasan yang dimiliki oleh kekuasaan kehakiman tidak bersifat mutlak  melainkan  harus  dapat  dipertanggungjawabkan  kepada publik  atau  rakyat  serta  kepada  hukum  dan  keadilan  –  sesuai dengan asas kedaulatan rakyat dan negara hukum.  Dalam kaitan itu, bila kemerdekaan yudisial adalah alat untuk mencapai tujuan, maka akuntabilitas yudisial adalah yang menjadi tujuan itu sendiri. Akuntabilitas  dari  semua  kekuasaan  pemerintahan,  termasuk kekuasaan  kehakiman,  pada  hakikatnya  adalah  kepada  rakyat sebagai tujuan dari pemerintahan demokratis

About these ads

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: