Kereaktifitasan emas dalam proses oksida Mitch Jacoby

14 02 2010

Nanopartikel emas, suatu golongan yang relative baru dari katalis pendukung aktif mengejutkan, mungkin memperlihatkan kunci aspek kekuatan katalitis mereka dengan dukungan titania (TiO2) yang umumnya mereka akan terurai, menurut para ilmuwan di New Orleans (J. Am. Chem. Soc., DOI: 10.1021/ja907865t). Mekanistik detailnya yang diungkap oleh penyelidikan ini akan mengarahkan pada strategi mendesain industri desain katalisis yang lebih maju.

Penemuan yang tidak dikira – kira beberapa tahun lalu bahwasannya emas—pada umumnya dianggap sebagai metal mulia—dapat berfungsi sebagai suatu katalis aktif saat dipersiapkan pada bentuk nanoparticulate yang ditimbulkan dari serangkaian penelitian kedalam kemampuan katalisis metal mulia ini.

Sebgagai contoh di tahun 2006, para peneliti di Valencia, Spanyol melaporkan bahwa nanopartikel emas yang menopang titania secara selektif mengubah golongan nitro ke golongan amino pada molekul – molekul organic multifungsi. Para peneliti tersebut kemudian menemukan bahwa katalis yang sama juga dapat digunakan pada dua langkah reaksi untuk hidroginasi nitrobenzene hingga aniline yang diikuti oleh oksidasi azobenzene. Berbagai macam penjelasan telah dikemukakan dalam memperhitungkan  performa yang handal dari system katalisis, dengan perhatian sangat besar terfokus pada emas.

Sekarang ini fisikawan Universitas Tulane yaitu Shao-Chun Li dan Ulrike Diebold melaporkan bahwa titania sendiri memberi kemudahan langkah – langkah kunci dalam reaksi interkonversi antara aniline dan azobenzene serta peranan emas itu sendiri, setidaknya pada reaksi tersebut, memudahkan menjadikan oksigen aktif atau hidrogen.

Tim tersebut menjelaskan bahwa penyimpanan azobenzene pada titania dengan konsentrasi tinggi yang cukup menyebabkan molekul – molekul mengadopsi suatu konfigurasi yang mengarahkan pada pembelahan N=N ikatan ganda. Prose situ membentuk ikatan permukaan phenyl imide intermediate (C6H5N) yang dapat bereaksi dengan hydrogen untuk membentuk aniline. Intermediate yang sama, atau sangat mirip, membentuk titania ketika aniline di – hidrogenasi dan diubah kedalam azobenzene, kata tim tersebut.

Koleksi mekanisme detail ini—N=N pembelahan ikatan, hidrogenasi phenyl imide intermediate dan kecenderungan katalisnya untuk memudahkan reaksi terbalik “merupakan penelitian pertama yang signifikan dari fungsi katalisis kompleks yang ditunjukkan pada permukaan titania,” menurut D. Wayne Goodman, seorang spesialis katalisis dan profesor kimia di Universitas Texas A&M.

Goodman menambahkan bahwa property – property titania tersebut kelihatannya dapat diaplikasikan pada cakupan luas dalam reaksi katalisis. Dia mengatakan bahwa suatu penelitian yang akan dating harus memfokuskan pada peran aktif titania itu sendiri pada proses kimiawi keselutruhan katalisis yang dimediasi oleh titania dan metal pendukung titania seperti emas dalam hidrogenasi dan reaksi dehidrogenasi.(www.chem-is-try.org)


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: