ISTILAH HUKUM

15 02 2010

Casual verband

Casual verband Adalah hubungan sebab akibat, misalnya dalam kasus pengujian salah satu kriteria legals tanding adalah adanya hubungan sebab akibat antara pemohon dengan undang-undang yang dimohonkan. Kerugian konstitusional yang dialami oleh pemohon adalah karena berlakunya ketentuan undang-undang yang dimohonkan tersebut.

Nullumcrimensine legestricta

Nullumcrimensine legestricta adalah asas bahwa suatu tindakan hanya dapat disebut sebagai tindak pidana atau memiliki unsur melawan hukum berdasarkan hukum yang secara tertulis(lexscripta) lebih dahulu adadan telah berlaku, yang merumuskan perbuatan apa atau akibat apa dari perbuatan manusia secara jelas dan ketat(lexstricta) yang dilarang sehingga karenanya dapat dituntut dan dipidana.. Terkait dengan asas hukum di atas, pembuatan suatu undang-undang harus memenuhi berbagai persyaratan, diantaranya adalah requirementofforseeability da nrequirement ofaccessibility. Requirementofforseeability adalah persyaratan bahwa suatu undang-undang harus dibuat sehingga setiap orang dapat memperkirakan perbuatan apa atau akibat apa yang dilarang dan hukuman apa yang akan diterima. Requirement of accessibility adalah persyaratan bahwa ketentuan dalam suatu undang-undang harus dapat diketahui langsung dan mudah dipahami.

Delikformil(formeeldelict)

Formeeldelict adalah suatu tindakan ditentukan sebagai tindak pidana karena tindakan itu sendiri. Terpenuhinya unsur-unsur perbuatan(gedragingelementen) pidana menurut rumusan delik, tidak mensyaratkan unsur akibat (gevolg element). Misalnya ketentuan Pasal 2 UU Nomor 31 Tahun 1999 yang menyatakan “Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuata nmemperkaya dirisendiri atau orang lain atau suatu korporasi yangdapat  merugikan keuangan negara atau perekonornian negara, dipidana dengan pidana penjara…”. Adanya kata dapat berarti terpenuhinya unsure tindakpidana  tersebut tidak mensyaratkan bahwa memang keuangan atau perekonomian Negara telah dirugikan.

Delikmateriil (materieldelict)

Sedangkan delik materiil(materieldelict) adalah rumusan delik yang mensyaratkan dipenuhinya unsur akibat (gevolg element) dari perbuatan yang dilarang tersebut. Misalnya, jika kata “dapat” pada Pasal 2 UU Nomor 31 Tahun 1999 tersebut dihilangkan, maka unsur merugikan keuangan Negara atau perekonomian Negara menjadi unsure akibat yang benar-benar harus terjadi. Artinya harus dibuktikan bahwa telah terjadi kerugian keuangan atau perekonomian negara. Jika unsure akibat ini tidak terbukti, maka belum terpenuhi adanya tindak pidana korupsi.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: