MEMBANGUN KEJAYAAN MKM SEBAGAI AWAL DINAMISASI KEHIDUPAN ORMAWA DI ITS(Refleksi Perjalanan MKM ITS dan KDKM ITS)

15 02 2010

Sebagaimana suatu Pergerakan Mahasiswa, Keluarga Mahasiswa adalah termasuk didalamnya. Suatu pergerakan yang menjadi tumpuan bagi suatu perubahan besar yang sangat dinanti dan dibutuhkan oleh setiap bangsa.  Pergerakan menyaratkan akan perjuangan yang ikhlas dan sungguh dalam pengawalan atas jalannya Pemerintahan secara total dan kepekaan akan sebagai tunas bangsa. Selain perjuangan tersebut Pergerakan membutuhkan ideologi yang kuat dan benar dalam gerak langkahnya, membutuhkan perjuangan yang independen yang mandiri yang tidak dibayang-bayangi oleh suatu kekuatan yang akan mengkerdilkan akan Pergerakan tersebut. Oleh karena itu Pergerakan akan benar-benar berhasil bila yang menjadi pelopor Pergerakan dan Awaknya merupakan tokoh yang benar dalam memahami Pergerakan Mahasiswa Sejati.

Sebagai salah satu komponen Pergerakan Mahasiswa di Indonesia Keluarga Mahasiswa ITS ikut memberikan sumbangsih dengan mempersiapkan diri dan ikut memberikan added value bagi landasan yang kuat untuk suatu Pergerakan. Sebagai Mahasiswa yang sadar akan keindependenanannya maka KM ITS membuat suatu landasan gerak Pergerakan yang mengimplemanentasikan kemandirian dan kedewasaan berpikir dengan menghasilkan KD KM ITS yang telah melalui tiga kali MUBES ITS yang diakui oleh komponen Pergerakan lain di Indonesia.

Sebagai Mahasiswa ITS memiliki KD KM ITS adalah suatu kebanggan dan wujud kesiapan Mahasiswa ITS menjadi calon Pemimpin Bangsa. Tetapi KD KM ITS yang prinsipnya adalah membuat aturan bersama antar komponen Pergerakan di ITS (Organisasi Kemahasiswaan)  agar dapat berjalan berdampingan dan saling menunjang untuk satu tujuan bersama KM ITS telah kehilangan rohnya pada sebagain pemimpin Pergerakan dan Pergerakan itu sendiri di ITS. Banyak saudara- saudara kita yang belum paham akan adanya KD KM ITS, isinya, arti sesungguhnya KD KM ITS sebagai produk tertinggi hukum di Kemahasiswaan ITS dan mungkin kegunaaannya. Oleh karena banyaknya Pergerakan yang meninggalkan akan landasan gerak bersama yaitu KD KM ITS maka terlihat Pergerakan di ITS seperti tak tahu arah. Sehingga Organisasi Kemahasiswaan tidak dapat bekerja secara maksimal untuk kemajuan KM ITS dan kesiapan sebagai penerus bangsa, seringkali terjadi tumpang tindih langkah gerak dan mati surinya salah satu atau sebagain komponen Pergerakan di ITS.

Sesuai dengan KD KM ITS yang dihasilkan melalui MUBES III ITS menimbulkan konsekuensi adanya bentuk struktur atau konsep student government yang terdiri dari tiga komponen yaitu legislatif, yudikatif, dan eksekutif dimana konsekuensi tersebut harus dilaksanakn. Untuk dua komponen awal yaitu yudikatif dan legislatif perkembangannya belum begitu bagus sebagaimana eksekutif walaupun sejatinya semuanya belum bekerja secara optimal. Untuk yudikatif salah satunya membutuhkan SDM yang tangguh dan mengerti akan hukum dan semua hal tentang hukum. Dengan kondisi Mahasiswa ITS yang berorientasi pada bidang teknik mengakibatkan jarang orang yang mengerti akan hukum yang memang merupakan ilmu sosial. Pemahaman akan tanggung jawab sebagai yudikatif masih sangat kurang di elemen Mahasiswa. Oleh karenanya komponen Pergerkan ini kurang begitu berkembang yang mengakibatkan pincangnya Pergerakan Mahasiswa ITS sesuai amanat konstitusi.

Sebagai yudikatif dalam bentuk student governmet di KM ITS, MKM mempunyai peran besar dalam mempertahankan eksistensi dan landasan gerak KM ITS. Dalam menjalankan organ Pergerakan ini maka sangat dibutuhkan seorang yang benar-benar peduli akan KM ITS dan MKM ITS, punya visi besar dalam membangun KM ITS, pemahaman yang lebih terhadap KD KM ITS dan kondisi terkini KM ITS, modal awal pemahaman tentang MKM itu sendiri dan dasar-dasar hukum serta pengambilan hukum. Selain dari sisi tersebut seorang anggota MKM perlu memiliki kemampuan dalam menjalankan organisasi. Sehingga dari kondisi SDM yang mumpuni dan jumlah yang memadai sesuai amanat konstitusi maka akan terbentuk suasana yang kondisi MKM yang dinamis dan berkembang yang akan menstimulasi dinamisai KM ITS.

Sesuai penjelasan di atas yang berorientasi pada SDM MKM ITS maka selanjutnya adalah berupaya membangun MKM ITS dengan penguatan MKM dari dalam yang berisi dari penguatan struktur dan komponen MKM sebagai sebuah organisasi. Setelah penguatan struktur dan komponen organisasi MKM ITS maka yang selanjutnya adalah penguatan MKM sebagai lembaga yudikatif yang merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem student governmet, yang salah satu contohnya adalah standarisasi pengelolaan perkara. Setelah Penguatan MKM baik secara organisasi atau organ student governmet maka MKM harus bisa show of force sebagai penyeimbang dan penjaga serta pelestari terhadap pemahaman KD KM ITS. Proses – proses ini harus dijalankan secara baik dan benar agar terbentuk suatu tatanan MKM yang kuat sebagai awal dan stimulan terhadap dinamisasi KM ITS.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: