Ekstraktan metal garam zwitterionic

30 03 2010

Ilmuwan Inggris telah mengembangkan ligand zwitterionic salicyclaldoxime yang dapat memungkinkan secara industrial ion – ion metal penting untuk diperbaharui dari campurannya secara selektif. Beberapa molekul yang mengikat kedua ion – ion garam metal secara mandiri, yang harus ditingkatkan keefesiensiannya dari proses ekstraksi.

Sekitar 25 persen dari tembaga di dunia ini diperbaharui dengan menggunakan ekstraktan phenolic oxime konvensional, yang hanya mengikat kation tembaga, bukan pasangannya yaitu anion. Saat beberapa ekstraktan mentransfer tembaga dari suatu larutan aqueous ke fase organik, ada suatu build up asam pada fase aqueous, yang kemudian harus dinetralisir, mengkomplikasikan proses ekstraksi. Penggunaan ekstraktan metal garam menghilangkan build up asam ini dan kemudian tidak memerlukan penambahan pH apapun kata Peter Tasker dari Universitas Edinburgh. Teknologi ini pada akhirnya dapat menemukan aplikasi komersil dalam perbaikan varietas metal basa.

Tasker dan para koleganya membuat dialkylaminomethyl yang menggantikan salicyclaldoximes yang mampu mengikat suatu kation metal dan menyertai anion pada lokasi terpisah dari bentuk zwitterionic pada ekstraktan dengan membuat rakitan muatan netral. Tasker menjelaskan bahwa ‘reagent baru tersebut mengekstraksi metal garam, yang berkebalikan dengan reagent oxime konvensional yang mengangkut metal kation’ dan seabgai hasilnya tidak adanya jaring penukar dari kation atau anion, yang membuat mereka baik disesuaikan untuk mengatasi aliran limbah, tambahnya. Sebagai konsekwensinya dari struktur trans yang dibentuk oleh bis-salicyclaldoximato kompleks dari Cu(II), kompleks tersebut adalah tritopic (mereka mempunyai tiga lokasi ikatan) yang berarti bahwa metal divalent dapat dipindahkan dengan kedua mono-anions mereka bersamaan, mengarah pada naiknya efisiensi.

Struktur trans yang dibentuk oleh bis-salicyclaldoximato kompleks dari Cu(II) mempunyai tiga lokasi ikatan

‘Prinsip inti dari ilmu kimiawi supramolecular telah digunakan untuk memecahkan suatu permasalahan industrial yang sangat penting’ kata Jonathan Steed, seorang ahli pada ilmu kimiawi supramolecular dari Universitas Durham, Inggris. ‘Sebagai sumber dari metal penting secara industrial menjadi meningkat sangat langka, beberapa teknik seperti ini akan memungkinkan ekstraksi metal penting dari sumber tingkat paling dasar, pada konsentrasi yang rendah atau dari struktur yang lebih komplek,’ tambahnya.

Tasker menunjukkan bahwa salah satu tantangan terbesar berkaitan dengan eksploitasi komersil pada reagent baru tersebut adalah mendapatkan penyeleksian yang tinggi dari kedua pengiriman kation dan anion. Pekerjaan ini telah menunjukkan bahwa kerjasama pengikatan kation dan anion  akan menyelesaikan permasalahan ini. Dia menambahkan bahwa kelompok ini mengharapkan unutk ‘memperluas pendekatan ini untuk pembaharuan metal mulia, lanthanides dan tinides‘.(www.chem-is-try.org)


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: